PINRANG, BKM — Setelah  melalui seleksi naskah yang ketat, akhirnya SMAN 11 Unggulan Pinrang melaju ke final lomba karya tulis ilmiah dengan tema; Generasi Muda dan Ketahanan Air. Lomba berskala nasional ini diperuntukkan bagi seluruh pelajar SMA dan setingkat.  Karya tulis yang dibuat Astiwi Safitri, Rapita dan Alif Pramadhan berhasil lolos di peringkat keempat.

Lomba yang dilaksanakan Pusat Litbang Sumber Daya Air (Pusair) ini mengundang seluruh generasi muda Indonesia untuk berpartisipasi. Dari 625 naskah yang masuk dari SMA/SMK se-Indonesia, satu-satunya yang lolos dari Pulau Sulawesi adalah tim dari sekolah yang dirintis oleh Bupati Pinrang,  HA Aslam Patonangi ini.

Keberhasilan ini disampaikan Kepala SMAN 11 Unggulan Pinrang, Drs H Ridwan Ali,MPd melalui Wakil Kepala Sekolah  Bidang Humas dan Kemitraan Abdul Wahid Nara,SPd.MPd. Menurutnya, siswa yang mengirim naskah ke Puslitbang Kementerian PU sudah ada pengumumannya dan berhasil lolos ke tahap selanjutnya.

“Dari banyaknya saingan,  Alhamdulillah naskah siswa kami bisa berada di peringkat empat. Mudah-mudahan siswa kami bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujarnya.

Pembina Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMAN 11 Unggulan Pinrang, Baharuddin Iskandar,SPd.MPd menjelaskan, peserta lomba harus berkelompok dengan jumlah minimal dua orang dan maksimal tiga orang. Khusus untuk SMAN 11 Unggulan Pinrang, pesertanya ada tiga orang.

‘Karya tulis yang terpilih dari seleksi tahap kedua akan diundang untuk mengikuti seleksi tahap ketiga dengan mempresentasekan makalahnya di Puslitbang Sumber Daya Air. Kriteria yang dinilai dalam tahap presentase adalah kemampuan penyampaian materi , penguasaan materi, teknik presentase, ketepatan waktu, dan sistematika penyampaian materi,’ jelasnya.

Sekolah akan memberangkatkan ketiga siswa tersebut didampingi salah satu pembina ke Puslitbang Sumber Daya Air Bandung  yang diselenggarakan  pada 15-16 Mei 2013. Seluruh biaya akomodasi dan penginapan peserta seluruhnya akan ditanggung oleh panitia. (gun/rus/c)